Sabtu, 21 Januari 2012

Thomas A. Edison

Nancy Elliot adalah seorang ibu rumah tangga biasa. Mengurus rumah tangga merupakan pekerjaan sehari-hari. Dikaruniai 7 orang anak membuatnya sangat repot dengan urusan rumah tangga. Suatu hari, anaknya yang paling kecil yang masih berumur 7 tahun pulang dari sekolah dengan membawa secarik surat dari sekolah. Nancy membaca kertas tersebut yang bertuliskan : "Tommy, anak ibu sangat bodoh, kami minta ibu untuk mengeluarkannya dari sekolah". Nancy terhenyak membaca surat itu, namun ia segera membuat tekad yang teguh, ia berkata "anak saya Tommy, bukan anak bodoh. saya sendiri yang akan mendidik dan mengajar dia". Akhirnya Tommy bertumbuh menjadi Thomas Alfa Edison, salah satu penemu terbesar di dunia. Dia hanya bersekolah sekitar 3 bulan dan secara fisik agak tuli. Namun itu semua ternyata bukan penghalang untuk terus maju. Tak banyak orang mengenal siapa Nancy Elliot, namun bila kita mendengar nama Edison, kita langsung tahu bahwa dialah penemu paling berpengaruh dalam sejarah. Thomas Alfa Edison menjadi seorang penemu dengan 1093 penemuan paten atas namanya. Siapa yang sebelumnya menyangka bahwa bocah tuli yang bodoh sampai-sampai diminta keluar dari sekolah, akhirnya bisa menjadi seorang genius ? Jawabannya adalah ibunya. Ya, Nancy Elliot Edison, ibu dari Thomas Alfa Edison, tidak menyerah begitu saja dengan pendapat pihak sekolah terhadap anaknya. Nancy yang memutuskan untuk menjadi guru pribadi bagi pendidikan Edison di rumah telah menjadikan puteranya menjadi orang yang percaya bahwa dirinya berarti. Nancy Elliot telah menjadi seorang PAHLAWAN bagi anaknya, tetapi secara tidak langsung juga menjadi PAHLAWAN bagi jutaan umat manusia di dunia yang sudah menikmati hasil penemuan dari sang genius Thomas Alfa Edison.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar